Kamis, 28 Maret 2013


Galatasaray Siapkan Kejutan di Bernabeu

Gaya Pelatih Galatasaray, Fatih Terim, saat memberi instruksi kepada anak asuhnya yang berlaga melawan Schalke 04 dalam pertandingan pertama 16 besar Liga Champions di Stadion Ali Sami Yen, Rabu (20/2/2013). Partai itu berakhir 1-1.

 

ISTANBUL, KOMPAS.com — Pelatih Galatasaray, Fatih Terim, menilai pertandingan melawan Real Madrid pada leg pertama babak perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu merupakan tantangan serius untuk timnya. Meski begitu, menurutnya, Galatasaray bertekad mengejutkan tuan rumah.

Madrid melaju ke perempat final setelah sukses mengempaskan Manchester United dengan agregat 3-2. Sementara Didier Drogba dan kawan-kawan melangkah seusai menyingkirkan Schalke 04 dengan agregat 4-3.

"Galatasaray harus menyerang dan juga bertahan jika mereka ingin memperoleh peluang melawan Madrid. Anda harus pergi dari Spanyol dengan hasil bagus di tangan. Kami adalah tim yang berani dan tidak takut kepada siapa pun lawan kami," ujar Terim seperti dilansir Football Espana.

Terim mengakui, Madrid memang mempunyai kelebihan dengan pemain-pemain kelas dunia yang dimotori Cristiano Ronaldo. Selain itu, lanjutnya, Los Galacticos juga memiliki serangan balik cepat yang sangat berbahaya.

"Saya mengagumi mereka, tetapi jika memungkinkan, kami akan menunjukkan bahwa kami adalah tim yang harus dihormati juga," kata Terim.

Terim juga menilai sosok Pelatih Jose Mourinho cukup berperan besar terhadap kesuksesan Madrid. "Saya sangat menghormatinya. Dia memiliki kepribadian yang berbeda dan beberapa tidak bisa mengertinya. Tetapi, Mourinho adalah teman saya," tuturnya.
Sumber :
Football Espana
Editor : Tjatur Wiharyo

MASJID ANNUR GOMBONG

Masjid An~Nur Gombong beralamat di Jalan Kartini No.28 Kelurahan Gombong.
Masjid ini merupakan wakaf dari Ir.H.M.Yahya Fuad,S.E ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gombong sekaligus seorang wirausahawan sukses. Nama " AN~Nur" diambil dari nama ibu beliau(Hj.Nurrurrohmah) dan nama istri beliau (ibu Hj.Nur Lilis Setiyani,S.E).
   
   Bpk.Yahya Fuad membangun Masjid An~Nur Gombong dengan keberanian yang luarbiasa. Karena Masjid An~Nur Gombong terletak di kawasan PIUS/ dekat dengan Gereja Santo Maikel dan R.S Palang Biru Gombong yang menjadi Center of Interest dari masyarakat Khatolik di Gombong. Pada awal dibangunnya Masjid An~Nur Gombong terjadi beberapa masalah karena masyarakat sekitar Masjid yang mayoritas beragama khatolik merasa terganggu dengan adzan dari Masjid An~Nur Gombong. Namun semakin lama hubungan masyarakat di sekitar Masjid semakin harmonis dan tercipta toleransi antar umat beragama yang tinggi. Selain itu para penunggu pasien R.S Palang Biru semakin di mudahkan dalam beribadah dengan adanya Masjid ini.

Selain sebagai masjid yang menjadi tempat beribadah bagi kaum muslim di Gombong,
Masjid An~Nur Gombong juga menjadi asrama panti asuhan bagi anak-anak yatim dan dhuafa dengan kapasitas maksimal 10 anak. Mereka di sekolahkan, dibiayai segala kebutuhan hidupnya dan berkesempatan besar untuk di kuliahkan.
10 Pemuda An~Nur yang ini (27 Maret 2013) yaitu:
  1. Ahmad Waluyo (dari Sadang,Kebumen dan saat ini berada di kelas XII SMK N 1 Gombong).
  2. Arma Rizal Riyandar (dari Purwogondo,Kuwarasan yang saat ini berada di kelas XI SMA Muhammadiyah Gombong).
  3. Akhbar Wirokhman (dari Purwogondo,Kuwarasan yang saat ini berada di kelas X SMA Muhammadiyah Gombong).
  4. Angga Romadhona (dari Sadang,Kebumen dan saat ini berada di kelas X SMA Muhammadiyah Gombong).
  5. Burhan Syarif H (dari Kaleng,Puring dan saat ini berada di kelas X SMK YAPEK Gombong).
  6. Dimas Gustiawan A (dari Panjangsari,Gombong dan saat ini berada di kelas IX SMP N 2 Gombong).
  7. Faiq Shidqi Arrido (dari Klopogodo,Gombong dan saat ini berada di kelas X SMA Muhammadiyah Gombong).
  8.  Marudin Dwi Prasetyo (dari Srampadan,Gombong dan saat ini berada di kelas XI SMK N 1 Gombong).
  9. Poniman (dari Sidodadi, Puring yang saat ini berada di kelas XI SMA N 1 Gombong). 
  10. Zein Mustofa (dari Kuwarasan yang saat ini berada di kelas XI SMA N 1 Gombong).
    Pemuda An Nur generasi penerus bangsa